SISTEM PENCERNAAN MAKANAN
MAKANAN BERGIZI
Pola
makan yang bermasalah dapat menyebabkan penyakit, termasuk penyakit
defisiensi (kekurangan zat gizi tertentu), contohnya skorut,
xeroftalmia, rakitis, dan beri-beri. Untuk mencegah hal itu, beberapa
negara membuat slogan menu sehat untuk masyarakatnya. Misalnya Amerika
Serikat, dengan seven basic-nya.
1. Menu Seimbang
Indonesia
mempunyai slogan untuk susunan makanan sehat, bergizi, dan seimbang
(menu seimbang) yaitu Empat Sehat Lima Sempurna. Hidangan empat sehat
berupa nasi, sayur, lauk, dan buah telah memenuhi tuntutan kesehatan
karena mengandung zat makanan yang dibutuhkan tubuh, yaitu karbohidrat,
lemak, protein, vitamin, mineral, dan air. Untuk menyempurnakan hidangan
tersebut, dapat ditambah dengan susu sehingga menjadi lima sempurna.
Rumusan menu empat sehat lima sempurna adalah sebagai
berikut :
berikut :
a. Nasi
Nasi merupakan makanan pokok bagi penduduk di hampir semua wilayah Indonesia.
b. Sayur
Tiap daerah mempunyai nama khas hidangan sayur yang diramu dan dimasak dari berbagai macam bahan dan bumbu (remoah-rempah).
c. Lauk
Lauk pauk dapat berupa makanan yang direbus atau digoreng begitu saja.
Ada pula yang diramu dan dimasak dengan berbagai macam bahan dan bumbu
serta diberi nama khusus.
d. Buah
Hidangan buah dapat dimakan langsung tanpa dimasak. Banyak mengkonsumsi
buah dapat memudahkan buang air besar dan mengencangkan kulit.
e. Susu
Di dalam susu terkandung berbagai macam zat, terutama lemak, vitamin, protein, dan kalsium.
2. Tujuh Kelompok Bahan Pokok Makanan
Tujuh kelompok bahan pokok makanan berdasarkan pola makanan orang Indonesia adalah sbb :
a.
Kelompok bahan makanan asal susu sebagai sumber makanan yang lengkap
karena mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral, terutama kalsium
dan fosfor, serta terutama vitamin A, B1, dan B2. Contoh produk susu
adalah susu, keju, dan yoghurt.
b. Kelompok daging sebagai sumber protein hewani, misalnya ikan, unggas, telur dan daging ternak.
c.
Kelompok beras sebagai sumber karbohidrat dan vitamin B. Misalnya padi,
sagu, jagung, gandum, tepung tapioka, tepung maizena dari jagung.
d.
Kelompok minyak sebagai sumber zat lemak dan vitamin A. Misalnya,
margarin yang terbuat dari minyak tumbuhan seperti kelapa, kelapa sawit,
minyak kedelai, minyak biji kapas, biji bungan matahari, kacang tanah;
dan mentega yang terbuat dari lemak susu.
e. Kelompok sayur-sayuran hijau dan kuning sebagai sumber vitamin A, kalsium, zat besi, serta vitamin, dan mineral lainnya.
f. Kelompok buah-buahan berwarna dan berair sebagai sumber vitamin A dan mineral.
g.
Kelompok kacang-kacangan sebagai sumber protein nabati, sumber vitamin
A, dan mineral. Misalnya taoge, tahu, tempe, tauco, dan susu kedelai.
3. Nilai GIzi dan Kriteria Makanan Bermutu
Kriteria makanan bermutu antara lain sbb:
a. Bergizi tinggi
b. Higienis
c. Mudah dicerna
d. Cukup kalori
e. Berasal dari berbagai jenis bahan makanan
f. Warna, rasa, dan baunya membangkitkan selera makan
4. Usaha Perbaikan Gizi
Agar masyarakat dapat mengonsumsi makanan bermutu tinggi, pemerintah mengadakan usaha perbaikan gizi, antara lain sbb :
a. Penyuluhan Gizi
b. Penyediaan Bahan Makanan















0 komentar:
Posting Komentar