SELAMAT DATANG DI WWW.PUTRIKULINER.BLOSPOT.COM SEMOGA MENDAPATKAN MANFAAT DARI SINI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN | kulinernusantara

kupu kupu

hati berjatuhan

Diberdayakan oleh Blogger.

DAFTAR ISI

kursor

MU

animasi  bergerak gif

pesawat terbang

SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

                             SISTEM PENCERNAAN MAKANAN


  MAKANAN BERGIZI

  Pola makan yang bermasalah dapat menyebabkan penyakit, termasuk penyakit defisiensi (kekurangan zat gizi tertentu), contohnya skorut, xeroftalmia, rakitis, dan beri-beri. Untuk mencegah hal itu, beberapa negara membuat slogan menu sehat untuk masyarakatnya. Misalnya Amerika Serikat, dengan seven basic-nya.
1. Menu Seimbang
    Indonesia mempunyai slogan untuk susunan makanan sehat, bergizi, dan seimbang (menu seimbang) yaitu Empat Sehat Lima Sempurna. Hidangan empat sehat berupa nasi, sayur, lauk, dan buah telah memenuhi tuntutan kesehatan karena mengandung zat makanan yang dibutuhkan tubuh, yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air. Untuk menyempurnakan hidangan tersebut, dapat ditambah dengan susu sehingga menjadi lima sempurna. Rumusan menu empat sehat lima sempurna adalah sebagai
berikut :
a. Nasi
    Nasi merupakan makanan pokok bagi penduduk di hampir semua wilayah Indonesia. 
b. Sayur
    Tiap daerah mempunyai nama khas hidangan sayur yang diramu dan dimasak dari berbagai macam bahan dan bumbu (remoah-rempah).
c. Lauk
    Lauk pauk dapat berupa makanan yang direbus atau digoreng begitu saja. Ada pula yang diramu dan dimasak dengan berbagai macam bahan dan bumbu serta diberi nama khusus.
d. Buah
    Hidangan buah dapat dimakan langsung tanpa dimasak. Banyak mengkonsumsi buah dapat memudahkan buang air besar dan mengencangkan kulit.
e. Susu
    Di dalam susu terkandung berbagai macam zat, terutama lemak, vitamin, protein, dan kalsium.

2. Tujuh Kelompok Bahan Pokok Makanan
    Tujuh kelompok bahan pokok makanan berdasarkan pola makanan orang Indonesia adalah sbb :
a. Kelompok bahan makanan asal susu sebagai sumber makanan yang lengkap karena mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral, terutama kalsium dan fosfor, serta terutama vitamin A, B1, dan B2. Contoh produk susu adalah susu, keju, dan yoghurt.
b. Kelompok daging sebagai sumber protein hewani, misalnya ikan, unggas, telur dan daging ternak. 
c. Kelompok beras sebagai sumber karbohidrat dan vitamin B. Misalnya padi, sagu, jagung, gandum, tepung tapioka, tepung maizena dari jagung.
d. Kelompok minyak sebagai sumber zat lemak dan vitamin A. Misalnya, margarin yang terbuat dari minyak tumbuhan seperti kelapa, kelapa sawit, minyak kedelai, minyak biji kapas, biji bungan matahari, kacang tanah; dan mentega yang terbuat dari lemak susu.
e. Kelompok sayur-sayuran hijau dan kuning sebagai sumber vitamin A, kalsium, zat besi, serta vitamin, dan mineral lainnya. 
f. Kelompok buah-buahan berwarna dan berair sebagai sumber vitamin A dan mineral. 
g. Kelompok kacang-kacangan sebagai sumber protein nabati, sumber vitamin A, dan mineral. Misalnya taoge, tahu, tempe, tauco, dan susu kedelai.

3. Nilai GIzi dan Kriteria Makanan Bermutu
    Kriteria makanan bermutu antara lain sbb:
a. Bergizi tinggi
b. Higienis
c. Mudah dicerna
d. Cukup kalori
e. Berasal dari berbagai jenis bahan makanan
f. Warna, rasa, dan baunya membangkitkan selera makan

4. Usaha Perbaikan Gizi
    Agar masyarakat dapat mengonsumsi makanan bermutu tinggi, pemerintah mengadakan usaha perbaikan gizi, antara lain sbb :
a. Penyuluhan Gizi
b. Penyediaan Bahan Makanan 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

RSS